Senin, 19 Desember 2016

ISSUE

Pada kali ini saya akan menceritakan film yang bertema kan issue. Berikut adalah review Film CIN(T)A


Cina (Sunny Soon) adalah orang Batak keturunan Tionghoa yang beragama Kristen dan sangat taat beribadah. Cina seorang mahasiswa baru jurusan Arsitektur di Institut Teknologi Bandung. Dan disinilah pertama kalinya Cina bertemu dengan Annisa (Saira Jihan) seorang Muslim keturunan Jawa, Annisa adalah mahasiswi tingkat akhir yang juga jurusan Arsitektur. Pada awalnya Cina tidak peduli pada keberadaan Annisa yang padahal teman-temannya selalu membicarakan Annisa karena Annisa adalah seorang artis. Karena menurut Hukum Newton I versi Cina sendiri adalah ‘kecantikan berbanding terbalik dengan kepintaran’. Dan benar saja ternyata IPK Annisa hanya 2,1.

Sebelum dekat, keduanya mempunyai masalah-masalah hidupnya sendiri. Cina, mskipun keturunan Tionghoa ttapi kehidupan ekonominya pas-pasan dan itu sebabnya Cina bekerja paruh waktu dan mencoba mencari beasiswa untuk meringankan biaya hidup. Sedangkan Annisa, seorang bintang film yang kesepian, dan ditambah prestasinya di bidang akademik yang buruk membuatnya menjadi banyak pembicaraan orang. Dan itu sebabnya Annisa membuat gambar wajah sedih di telunjuknya untuk melambangkan dirinya sendiri. Tugas akhir Annisa pun terhambat karena pada rancangn Tugas Akhirnya Annisa ingin membuat rumah susun yang sekelas dengan apartemen. Dan hal itu membuat Tugas akhirnya ditolak berkali-kali karena proyek tersebut dianggap tidak visible oleh dosennya.

Pada suatu ketika, Cina tidak sengaja menabrak Annisa dan menjatuhkan maket Annisa hingga maket tersebut rusak. Tetapi, tanpa sepengetahuan Annisa, Cina membuat ulang maket Annisa dan mengembalikannya tanpa sepengetahuan Annisa. Namun, rancanngan Tugas Akhir Annisa tetap ditolak karena konsepnya nya yang tidak visible.

Cina pun tertarik untuk membantu Annisa untuk menyelesaikan Tugas Akhir Annisa tanpa memikirkan perkuliahannya sendiri dan Ia tidak mendapatakan beasiswa. Apalagi mengetahui konsep Annisa yang ingin membuat rumah susun tersebut tanpa pintu dan jendela. Karena bagi Annisa terkadang Arsitek berasa Tuhan. Mereka berfikir mereka paling tahu apa yang baik untuk manusia, padahal manusia itu sendirilah yang tau apa yang terbaik untuk dirinya sendiri.

Karena pertemuan Cina dan Annisa yang tidak terduga, akhirnya mereka berdua semakin dekat. Karena ada banyak perbedaan diantara mereka jadi munculah banyak perdebatan-perdebatan seperti tentang Agama, Tuhan, Cinta, dan kehidupan nyata. Banyak pula pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari mereka berdua seperti contohnya “kenapa Allah nyiptain kita beda-beda, kalau Allah Cuma ingin disembah dengan satu cara?”.
Walau banyaknya perbedaan diantara mereka tetapi Cina dan Annisa tidak pernah ada konflik diantara mereka dan mereka pun tidak pernah bertengkar. Mereka tetap saling menghormati satu sama lain, contohnya pada saat Idul Fitri, Cina membantu Annisa membuat ketupat. Begitu juga sebalikanya, saat Natal pun Annisa membantu Cina untuk menghias pohon natal.

Disini mulai terlihat kalau keduanya ingin saling bersama tetapi terhalang oleh banyaknya perbedaan keyakinan dan prinsip. Namun, emosi keduanya pun terpecah saat Cina dan Annisa berdebat tentang pengeboman di gereja-gereja di Indonesia pada hari Natal. Sejak saat itu Cina memutuskan untuk pindah ke Singapura untuk mengambil Beasiswa disana. Alasan lainnya adalah karena Cina merasa tidak diterima di Indonesia sebagai orang Kristen dan Ia menyadari bahwa mayoritas di Indonesia adalah Muslim. Sedangkan Annisa akhirnya menikah dengan menerima perjodohan dari Ibunya.

Film CIN(T)A ini sangatlah unik karena berani mengambil isu agama tetapi tetap bersifat netral dan tidak memihak  dan bisa dibilang ‘Agama’ sangatlah sensitif bila dibicarakan dan diperdebatkan. Pesan makna dari film ini sungguh sangat indah dan bermanfaat juga karena film ini menyampaikan walaupun banyak perbedaan antar agama tetapi kita harus saling menghormati, menghargai dan menyayangi. Tidak peduli apa Agama kita, siapa Tuhan kita, dan bagaimana cara kita menyembah Tuhan Kita. Sang penulis Sally anom Sari dan sang sutradara Sammaria Simanjuntak juga mengemas film ini dengan sangat baik dan juga banyak menyisipkan kritik-kritik secara tidak langsung tentang masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih tidak bisa menghargai agama lain.

Dialog-dialog di film ini walau dikemas secara sederhana seperti pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu diperdebatkan juga sangat bermakna dan dapat mengusik kesadaran manusia seperti contohya dialog “siapa lo berusha nyelesaiin konflik agama? Tuhan aja gabisa” dan dari diaog ini pun kita sadar bahwa kita tidak bisa menyelesaikan konflik agama maka janganlah membuat konflik yang hanya akan membuat kerusuhan.


kekurangan film ini hanyalah ada pada beberapa adegan yang terdapat backsound yang cukup menggagu. Dan seperti tipikal film-film Indonesia yang terlalu banyak adegan mellow dan terkesan berlama-lama. Tetapi secara keseluruhan film ini sangatlah cerdas dan banyak memberi kita banyak kritikan sekaligus pelajaran yang sangat berharga.

TREND

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan film yang berkaitan dengan trend. Berikut adalah review film Nerve (2016)


Venus Delmonico (Emma Roberts) atau yang kerap disapa Vee hanyalah remaja biasa yang masih bersekolah. Vee bukanlah gadis yang popular disekolahnya, diibaratkan Ia hanyalah seorang dayang-dayang Sydney (Emily Meade) gadis popular dan seorang cheerleader disekolahnya. 

Ketakutannya membuat keputusan atau keluar dari zona nyamannya membuat Vee sulit untuk berterus terang kepada ibunya (Juliette Lewis). Kehidupan Vee yang biasa saja dan terkesan monoton berubah 180 derajat ketika Sydney berargumen bahwa Vee terlalu takut untuk membuat keputusan dan keluar dari zona nyamannya. 

Dan sejak saat itulah Vee ingin membuktikan bahwa Ia tidak takut untuk mengambil resiko, dan memutuskan untuk medaftarkan dirinya dalam permainan illegal berbasis online yang bernama Nerve yang tengah popular di kalangan remaja.aturan permainan Nerve sendiri terbilang tidak rumit yakni  saat memasuki halaman utama akan ada dua opsi yaitu ‘pemain’ atau ‘penonton’. Memilih opsi ‘penonton’ berarti membayar untuk menonton para ‘pemain’ melakukan tantangan melalui ponsel pintar atau komputer. 

Sedangkan memilih opsi ‘pemain’ berarti harus menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh server demi mendapatkan sejumlah uang. Semakin tinggi level yang dicapai akan semakin sulit tantangannya dan lebih besar juga uang yang akan didapat. Pemain mencapai level tinggi tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan menyelesaikan tantangan, tetapi juga seberapa banyak yang menonton dan respon penonton.

Disamping itu saat menyelesaikan tantangan, ‘pemain’ harus merekam aksinya dengan ponsel atau orang lain yang merekannya. Pemain memperoleh status game over apabila gagal menyelesaikan tantangan atau meneyerah. Dan salah satu peraturan Nerve adalah; dilarang melaporkan game ini kepada pihak yang berwenang atau akan menerima konsekuensinya. Dalam catatan singkat permainan ini taruhannya adalah nyawa.

Awalnya, Nerve bertajuk komedi yang mengalun santai-santai saja. Vee bertindak nekat untuk membuktikan diri, Sydney yang haus akan popularitas sudah berpartisipasi sejak awal, dan Tommy (Miles Heizer) sahabat Vee dan Sydney yang diam-diam jatuh hati pada Vee namun tidak mempunyai cukup nyali untuk mengatkannya. Dan munculnya Ian (Dave Franco) yang bertemu Vee saat Ia melakukan tantangan semakin mempersuit Tommy. Tetapi kemudian alur cerita Nerve yang ringan dan penuh keceriaan mulai pudar pada saat skala level tantangannya yang semakin tinggi dan menjurus ke dalam bahaya. Juga munculnya Ty (Machine Gun Kelly) yang semakin memperkeruh suasana membuat Nerve berpindah jalur menjadi Thriller.

Ketegangan mulai terihat saat Vee dan Ian ditantang untuk bekerjasama dan popularitas mereka melesat dengan cepat dengan melakukan tantang yang awalnya masih sepele seperti jalan-jalan ditengah kota, mencoba gaun yang harganya jutaan rupiah dan kemudian tantangannya semakin sulit seperti Ian berkendara motor dengan kecepatan tinggi dengan mata tertutup dan Vee yang menjadi navigatornya. Mengetahui Vee semakin tidak terkkontrol, orang-orang terdekat Vee pun bertindak. Tommy yang ternyata juga seorang hacker mencoba membongkar identitas Ian yang sesungguhnya dan lantas menuntunnya pada fakta yang mengejutkan.

Seiring semakin berbahayanya permainan. Nerve pun menjadi semakin menegangkan. Dari awalanya berada di fase menyenangkan dan menghibur karena tantangannya yang konyol, kemudian penonton dibawa ke fase yang mendebarkan saat Vee mendapat tantangan yang berbahaya. Terima kasih kepada Josh-Schulman yang piawai menceritakan kembali adaptasi novel berjudul sama karya Jeanne Ryan ke dalam film menjadikan Nerve dapat dinikmati disetiap menitnya. Selain sanggup membuat kita terpana pada pemeran utamanya, mereka pun berhasil membuat kita bertanya-tanya pada misterinya perihal “siapa otak dibalik permainan nerve?”, “siapa Ian sebenarnya?”, dan juga “bagaimana cara Vee keluar dari permainan ini?”. Dan secara tidak langsung Nerve mengeluarkan kritik sosial mengenai pengguna internet pada saat ini. Dengan adanya banyak aplikasi dan sosial media baru yang mengakomodasikan para netizen untuk menghalalkan berbagai cara hanya demi perhatian dan gengsi saja. Dari pihak pemain, si pembuat film menginterpretasikan bagaimana nikmatnya mendapatkan popularitas, tidak peduli apa yang harus dilakukan dan apa konsekuensinya.

Sedangkan pihak penonton divisualisasikan sebagai keyboard warrior yang ditujukan kepada pengguna internet yang senang sekali membuat kericuhan (cyber bully) namun banyak yang terlalu pengecut sehingga berlindung dibalik akun anonym. Melalui Nerve, kita dapat melihat sejauh mana dan sepintar apa manusia dapat menyembunyikan identitasnya di dunia maya dan dapat bertindak saat tidak ada control. Yang kebanyakan bertindak dan mengomentari sesuka hati tanpa sadar bahwa kata-kata yang dikeluarkan dapat menyakiti.
Walau adegan pengungkapan di klimaks film yang dirancang agak sedikit berlebihan – pula kurang memberi jawaban pada beberapa pertanyaan tetapi nyatanya cukup memberi kita tamparan keras sekaligus renungan setelah selesai menonton Nerve yaitu, jika satu dua kata diinternet dapat membuat banyak perubahan, mengapa tidak kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif dan kenapa malah mengluarkan kata-kata yang dapat memicu kerusuhan dan  bersuka ria saat orang lain terluka?. Dan juga mengapa mendewakan sosial media dan merasa superior dalam dunia maya saat pada kenyataan kita tidak hidup didalamnya. Sungguh sebuah tontonan yang sangat menghibur juga banyak terdapat pesan moral yang dapat kita ambil.

MEGAPOLITAN

Pada kali ini saya akan menceritakan film tentang tema Megapolitan. Berikut adalah Review film London Has Fallen (2016)

Sama seperti Olympus Has Fallen, agen rahasia Mike Banning (Gerard Butler) yang berhasil menggagalkan aksi usaha terorisme di Gedung Putih dan menyelamatkan sang Presiden, Benjamin Asher (Aron Eckhart). Di sequel nya London Has Fallen masih mengangkat tentang terorisme yang sangat terorganisir yang lagi-lagi ditujukan kepada Presiden Amerika. Tetapi kali ini mengambil setting di jalan-jalan kota London.

Plot London Has Fallen sendiri tidak terlalu rumit. Awalnya bermula saat pemerintahan Amerika mengirim misil ke kediaman Barkawi dan menewaskan keluarga Barkawi. Dari situlah Barkawi berniat balas dendam kepada Amerika. Dua tahun kemudian kematian perdana menteri Inggris yang mengejutkan  yang membuat para pemimpin dunia berkumpul menghadiri acara pemakamannya. Dan terjadi sebuah kekacauan ketika kelompok teroris pimpinan Aamir Barkawi (Alon Moni Aboutboul) yang menginginkan semua pemimpin dunia mati, termasuk Benjamin Asher Presiden Amerika Serikat. Tetapi Barkawi tentu tidak tahu bahwa Asher mempunyai  pengawal presiden paling tangguh.

Dapat diakui Barkawi pun sangat pintar dan terorganisir dalam menjalankan misinya. Dengan mengetahui posisi-posisi para pemimpin Negara yang lain, Barkawi meledakkan dan menghancurkan tempat-tempat terkenal di London seperti gereja, jembatan, dan landmark.

Saat kekacauan berlangsung dan banyak pemimpin dunia tewas karena baku tembak, Banning dan Asher melarikan diri menuju Helikopter namun sayangnya saat mengudara helicopter nya pun diserang dengan misil dan sayangnya helicopter mereka pun terjatuh membuat film semakin menegangkan. Namun Banning dan Asher berhasil kabur dan mencari tempat perlindungan. Dengan kecerdikan Banning, ia berhasil memberi kode tempat yang akan mereka tuju dan langsung diterima oleh Gedung Putih yang akan segera mengirim bantuan.

Dan yang membuat film ini semakin menegangkan ialah ternyata ada penyusup didalam system keamanan London sehingga posisi Banning dan Asher dapat terlacak. Singkat cerita pun anak buah Barkawi menangkap Asher dan membawanya untuk disiksa dan dibunuh dan lebih parahnya lagi akan disiarkan secara langsung di seluruh dunia.

Akhirnya regu keamanan tiba dan bertemu Banning dan dengan segala yang tersisa merekapun segera meyelamatkan Asher. Banning pun mempunya rencana untuk masuk kedalam gedung tempat Asher di Sandra sendirian sedangkan tim penyelamat lainnya sedang baku tembak di luar gedung dengan anak buah Barkawi. Dan dengan gagah dan cerdik pun Abnning dapat menghabisi banyak anak buah Barkawi sendirian. Dengan tipikal akhir cerita yang cukup dramatis dan disaat-saat terakhir Asher akan di eksekusi oleh anak dari Barkawi dan disiarkan secara langsung, banning pun dapat menghentikannya dan sempat terjadi perkelahian antara Banning dan Kamran anak Barkawi. Setelah berhasil melarikan diri Banning dan Asher dapat terlindung dan selamat dari bom yang diletakan Banning didalam gedung tempat Asher di Sandra meninggalkan Kamran didalam gedung tersebut.

Dan akhirnya tim penyelamat pun dapat menemukan Banning dan Asher tetapi dalam keadaan terluka. Adegan yang lebih memuaskan lagi adalah Banning menemukan ponsel Kamran yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Barkawi yang berada di Yemen. Akhirnya barkawi pun dapat terdeteksi lokasi nya dan pemerintah Amerika pun mengirim misil untuk Barkawi.

Melihat alur cerita nya sendiri terlihat sangatlah mirip dengan film sebelumnya Olympus Has Fallen. Dapat dilihat dari serangan teroris yang menghancurkan setengah kota London sampai usaha heroik mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan Presiden Amerika. Tetapi sebagai sekuel, London Has Fallen tidak melibatkan sama sekali Olympus Has Fallen. London Has Fallen seperti film yang terpisah bahkan bisa dibilang London Has Fallen adalah remake dari Olympus Has Fallen.


Tetapi itu semua tidak penting karena semua pemerannya masih berada di posisinya masing-masing termasuk Morgan Freeman dan Angela Basset masih di posisi mereka yang menjadi staff pemerintahan dan tentu saja peran Gerard Butler yang semakin gagah dan tangguh. Sementara Aron Eckhart pada kali ini juga tidak sekedar menjadi presiden yang hanya bersembunyi dibawah perlindungan pengawalnya, tetapi ia turut ikut mengangkat senjata bersama Gerard Butler. Sangat menyenangkan sekaligus menegangkan melihat Banning dan Asher melawan para teroris yang bodoh tetapi terkesan pintar karena berhasil merencanakan dan menjalankan aksinya tanpa ketahuan oleh para intelejen Negara.

CINTA INDONESIA

Pada kal ini saya akan  membuat artikel tulisan tentang film yang menceritakan cinta Tanah air atau cinta Indonesia. Film yang akan saya ceritakn kali berjudul “ Tanah Surga, Katanya”.  Berikut adalah synopsis film Tanah Surga, Katanya

Tanah Surga, Katanya adalah film yang menceritakan tentang keluarga kecil di dusun dekat kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2012 yang disutradarai oleh Gatot Brajamusti (Eks. Pro), Deddy Mizwar (Eks. Pro), dan Bustal Nawani (Pro.) ini menggambarkan betapa tanah air perlu dicintai.

Cerita berawal dari kepulangan seorang duda bernama Haris (Ence Bagus) dari Serawak, Malaysia. Pria yang merasa dirinya telah sukses di negeri seberang tersebut merupakan ayah dari Salman (Osa Aji Santoso) dan Salina (Tissa Biani Azzahra). Selama kepergiaan Haris, kedua anaknya diasuh oleh sang kakek, yakni Hasyim (Fuad Idris) yang telah lama mengidap penyakit jantung. Sebagai satu dari sejumlah pejuang dwikora, Hasyim kerap menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada  cucunya melalui kisah-kisah perjuangan.

Konflik mulai tumbuh semenjak Haris menceritakan keadaan mujurnya selama berdagang di Malaysia kepada Hasyim, sebab, Haris berniat mengajak si kakek dan kedua anaknya pindah ke Malaysia. Sayangnya, dengan tegas, Hasyim menolak, meski tidak untuk Salina. Akhirnya, Salman dan Hasyim tetap tinggal, sementara Haris pergi bersama anak perempuannya tersebut.

Tak bisa dipungkiri, memang, keadaan di perbatasan lebih buruk ketimbang Malaysia. Mulai dari ketiadaan listrik, dokter yang hanya seorang, jalanan bebatuan, sulitnya mencari kebutuhan dikarenakan tidak adanya toko, hingga fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak.

Astuti (Astri Nurdin), satu-satunya pengajar di satu-satunya sekolah daerah perbatasan. Sekolah yang sebelumnya vakum selama setahun karena kekosongan guru. Perjuangan wanita berparas elok tersebut ditemani oleh dokter baru bernama Anwar (Ringgo Agus Rahman) atau yang akrab disebut dokter intel. Meski tampak saling menyukai satu sama lain, namun keduanya tetap fokus mengurusi penduduk dusun.

Seiring berlangsungnya kegiatan belajar-mengajar dan pengobatan, penyakit Haysim pun kian menjadi-jadi. Hal itu membuat Salman tak mau tinggal diam dan kemudian bekerja keras mencari biaya pengobatan sang kakek. Kejadian menarik terjadi di pasar Serawak ketika terlihat oleh Salam seorang pedagang yang menjadikan bendera pusaka Indonesia sebagai bungkus dagangan. Nilai nasionalisme Salman yang telah subur membuatnya tak rela melihat peristiwa itu. Ia pun melakukan barter, satu sarung beliannya ditukar gratis dengan bendera tersebut demi menghargai Indonesia.

Di suatu malam, tak lama setelah Salman menyelamatkan bendera pusaka dari tangan pedagang pasar Serawak, Hasyim sekarat. Dokter Anwar, Astuti, dan Salman membawanya ke rumah sakit Malaysia melalui sebuah danau dengan perahu. Di waktu yang sama, Haris tengah mendukung Malaysia dalam pertandingan sepak bola melawan Indonesia, sedangkan Salina disuruhnya menunggu seraya melukis. Di tengah danau, di tengah kesedihan, sontak Hasyim melepaskan nafas terakhirnya dengan berkata kepada Salman, “Genggam erat cita-citamu. Katakan kepada dunia dengan bangga, ‘Kami bangsa Indonesia,” lalu mengucapkan kalimat thayyibah. Sementara itu, Haris sedang meneriaki kemenangan Malaysia. Melalui telepon, dengan gembiranya Haris mengabarkan berita kemenangan itu kepada Salman yang kala itu dalam keadaan bercucuran air mata di atas perahu melihat sang kakek telah wafat. Haris yang mendengar kabar kematian Hasyim langsung terdiam dan berbalik kebelakang melihat Salina yang sedang mengangkat hasil lukisannya. Dua kali terkejut, ternyata yang dilukis Salina adalah gambar Haris, Salman, Salina, dan si kakek yang tengah bersama.

Berikut adalah sinopsis dari film “Tanah Surga, Katanya”. Yang membuat menarik dari film ini ialah sentilan kepada pemerintah Indonesia yang kurang memerhatikan daerah – daerah terpencil seperti yang ada di film. Pada film tersebut dusun yang dekat dengan perbatasan Negara Malaysia tersebut hampir diambil alih oleh mereka karena didaerah tersebut tidak mengenal mata uang Indonesia yaitu rupiah melainkan menggunakan mata uang Malaysia yaitu ringgit untuk kebutuhan jual beli didaerah tersebut. Seharus pemerintah memerhatikan daerah tersebut jangan sampai bila sudah direbut baru beraksi.

Berikut adalah review film menurut saya, bagai mana menurut anda tentang film tersebut? Terimakasih atas perhatian nya mohon maaf bila ada salah-salah kata. Sampai jumpa pada tulisan selanjutnya

HALLOWEEN

Pada artikel kali ini saya akan menceritakan tentang halloween. Halloween atau Hallowe'en (kependekan dari All Hallows’ Evening (Malam Para Kudus), yang juga disebut Allhalloween, All Hallows' Eve, atau All Saints' Eve. Halloween adalah suatu perayaan yang dapat dijumpai di sejumlah negara pada tanggal 31 Oktober, yaitu malam Hari Raya Semua Orang Kudus (All Hallows' Day) di Kekristenan Barat. Perayaan tersebut mengawali peringatan trihari Masa Para Kudus (Allhallowtide), suatu periode dalam tahun liturgi yang didedikasikan untuk mengenang orang yang telah meninggal dunia, termasuk para kudus atau santo/santa (saints, hallows), martir, dan semua arwah umat beriman.

Terdapat keyakinan luas bahwa banyak tradisi Halloween bermula dari festival-festival panen Kelt kuno yang mungkin memiliki akar-akar pagan, khususnya festival Samhain etnis Gael, dan festival tersebut dikristenkan sebagai Halloween. Namun, beberapa akademisi mendukung pandangan bahwa Halloween bermula secara independen sebagai suatu perayaan Kristen semata-mata.


Kegiatan saat Halloween meliputi Trick or treat (atau hal terkait dengan penyamaran dengan kostum seram), menghadiri pesta kostum Halloween, mendekorasi, mengukir waluh menjadi Jack-o'-lantern, menyalakan api unggun besar, penenungan dan apple bobbing, bermain lelucon praktis, mengunjungi atraksi berhantu, menceritakan dongeng menakutkan, dan menonton film horor. Di banyak belahan dunia, perayaan keagamaan Kristen saat Malam Para Kudus, misalnya menghadiri ibadah gereja dan menyalakan lilin pada makam, masih tetap populer, meskipun di tempat lain berlangsung perayaan yang lebih sekuler dan komersial. Beberapa umat Kristen secara historis berpantang daging pada Malam Para Kudus, suatu tradisi yang tercermin dengan makan makanan tertentu pada hari vigili ini, misalnya apel, panekuk kentang, dan kue jiwa(https://id.wikipedia.org/wiki/Halloween). 

Pada kesempatan ini saya dapat beruntung menginterview sebuah café yang mengadakan event Halloween. Saya menginterview sebuah café yang berada di daerah bekasi, nama café tersebut adalah café ANDELAN. Saya telah mewawancarai manager dari café tersebut. Saya mewawancari dengan menanya kan beberapa hal. Saya bertanya “Mengapa anda membuat acara halloween?” sang Manager menjawab, “ kita membuat acara ini karena memang mengikuti trend pada bulan ini yaitu bulan oktober yang dimana biasa nya ada event Halloween seperti ini.” Saya bertanya lagi “Apakah di acara ini anda membuat challenge seperti best costume?” Manager menjawab “ iyaa kami mengadakan challenge kepada pengunjung untuk memeriahkan acara dan yang datang agar memakai busana yang unik dan bermacam-macam”. 

Setalah saya menginterview manager di café tersebut, saya juga meninterview beberapa pengunjung yang datang ke acara tersebut. Berikut wawancara terhadap pengunjung yang datang. Saya “mengapa anda datang ke acara café ini?” pengunjung “ya karena saya ingin mengikuti event ini, soalnya event Halloween ini kan cuman diadakan setahun sekali makanya saya antuisas sekali mengikuti event ini”. Saya “apakah anda akan mengikuti challenge yang diadakan dicafe ini?” pengunjung “iya jelas dong karena saya telah menyiapkan costume yang unik ini dan beda dari yang lain hahaha”. 

Itu adalah wawncara kepada manager dan pengunjung yang datang. Dan terakhir sebagai penutup saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf bila ada salah-salah kata.

Senin, 05 Desember 2016

SALAH SATU FILM YANG MENGINSPIRASI SAYA

MY INSPIRATION

Hai para pembaca, pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang film yang sangat menginspirasi saya. Berikut adalah film yang membuat saya sangat terinspirasi.
My Name Is Khan
Cerita ini bermula dari pemuda muslim yang berasal dari india yang mempunyai keluarga kecil dan memiliki sedikit kelainan pada dirinya dari pada pemuda lainnya,  saat ini dia ingin menyusul saudaranya yang bekerja di Amerika,  berangkat lah dia dengan segenap tekad untuk merubah kehidupanya di amerika. Rizwan Khan (Shahrukh Khan) yang menderita Asperger’s syndrome. Dia tidak seperti orang-orang kebanyakan, karenasikapnya yang sedikit aneh seperti terus membungkuk, berjalan setengah melompat, tak menatap mata lawan bicaranya, bergumam menirukan suara-suara orang lain, takut pada tempat-tempat yang baru, warna kuning, dan kebisingan, dia juga tidak bisa mengekspresikan perasaannya,  dan selalu menggenggam tiga butir kerikil. Meskipun demikian dia sangat jenius. Meskipun dengan kekurangan demikian, ibunya membesarkannya  dengan penuh kasih saying sehingga Rizvan tumbuh menjadi anak yang baik. Setelah sang ibunya meninggal, Rizvan memilih untuk tinggal bersama adik laki-lakinya yang sudah lebih dulu tinggal di Amerika (tepatnya di San Fransisco). Di San Fransisco, Rizvan bekerja sebagai sales kosmetik. Suatu ketika ia bertemu dengan Mandira (Kajol), seorang hairstylist beragama Hindu, dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Rizvan akhirnya menikahi Mandira yang juga merupakan janda dengan satu anak laki-laki bernama Sameer. Pernikahan mereka sangat bahagia, sampai akhirnya ada sebuah kejadian luar biasa yang kita semua sudah ketahui, yaitu peristiwa 9/11 alias pemboman gedung World Trade Center (WTC). Kejadian tersebut menimbulkan pengaruh yang besar pada pandangan orang-orang Amerika terhadap orang Islam. Setelah kejadian itu, banyak orang-orang Islam yang diganggu dan dibully karena disangka teroris, tak terkecuali Rizvan dan keluarganya. Sameer dan Mandira, yang meskipun beragama Hindu, karena menikah dengan Rizvan yang beragama Islam, jadi dianggap buruk pula oleh masyarakat. Puncaknya ketika Sameer anaknya, dibully hingga tewas, Mandira dan Rizvan terpukul, Mandira mengusir Rizvan, dan mengizinkannya kembali dengan syarat ia harus bertemu dengan presiden Amerika dan meyakinkan bahwa Rizvan Khan bukan teroris. Sumpah serapah yang diucapkan Mandira ternyata benar-benar diterima Rizvan dan ia pergi dari rumah mereka untuk menjalankan misinya.

Diatas adalah sedikit cerita singkat tentang film My Name Is Khan. Yang membuat saya terinspirasi dari film tersebut ialah keteguhannya seorang Rizwan Khan atau yang disebut Khan itu sangat mencitai agamanya dan sangat mencintai keluarganya. Di film itu di ceritakan bahwa Khan rela datang jauh jauhdari India ke Amerika untuk mewujud kan impiannya, yaitu berbicara ke Presiden Amerika kalau “Nama saya Khan dan saya bukan teroris” (Khan disini adalah artinya orang Muslim). Dia ingin mengatakan ke Presiden di Amerika kalau orang yang bernama Khan bukanlah teroris. Dan yang sangat menginspirasi adalah dimana ketika dia tidak tahu mau beribadah dimana dia datang ke Gereja dan beribadah disana, awalnya orang-orang di Gereja tersebut kebingungan ada orang Muslim beribadah di Gereja dan akhirnya Khan menjelaskan mengapa ia beribadah  digereja karna dia tidak menemukan Masjid disekitar daerah tersebut yang ada hanya Gereja, jadi Khan mengatakan “ini kan sama-sama tempat ibadah untuk beribadah kepada Tuhan kan? Jadi boleh kah saya beribadah disini? Saya tidak dapat menemukan Masjid didaerah ini”.

Dari film ini saya belajar banyak. Pertama, saya belajar arti taat sama yang namanya agama, tempat dan waktu bukan halangan untuk beribadah dimana pun. Kedua, saya belajar tentang menghargai umat beragama satu sama lain, karena kita di dunia ini hiup saling berdampingan. Terakhir, saya belajar tentang arti kesetiaan seperti yang Khan lakukan ke istrinya, ia rela melakukan apa yang di minta istrinya agar diatetap bersama dengan istrinya.

Itu adalah sedikit artikel cerita saya mengapa saya terinspirasi dari film My Name Is Khan. Sekian dari saya mohon maaf bila ada salah salah kata.


Terimakasih.

Minggu, 06 November 2016

5 FILM YANG WAJIB DITONTON SAAT HALLOWEEN

Hi semua para pembaca, pada kesempatan kali ini kan berdekatan dengan acara tahunan yaitu Halloween. Jadi saya akan menulis tentang 5 film horror/thriller terseram menurut saya yang wajib ditonton saat Halloween. Berikut adalah 5 film tersebut :
1.       Annabelle
Film Annabelle menceritakan tentang keluarga John Form dan Mia yang di hantui oleh sebuah boneka. Boneka itu bernama Annabelle. Berikut penggalan cerita nya.
John Form (Ward Horton) akhirnya menemukan hadiah yang selama ini dicari oleh istrinya Mia (Annabelle Wallis). Boneka Annabelle sangat ditunggu Mia yang juga sedang menanti kelahiran anak pertamanya. 
Di malam pertama boneka Annabelle berada dalam rumah pasangan muda ini, rumah mereka di serang oleh kelompok pemuja setan. Teror yang menyebakan darah tumpah dirumah tersebut. Kekuatan jahat kini berada dalam boneka dan mengincar John, Mia serta anak mereka yang baru saja lahir.





 2.      SAW III D
SAW III D adalah film thriller yang sangat mengerikan, film ini menceritakan tantang psikopat yang sangat sadis. Berikut synopsis dari film tersebut. Meski Jigsaw (Tobin Bell) telah tiada namun bukan berarti teror pria jenius ini sudah berakhir. Jigsaw telah mempersiapkan segalanya dan pada akhirnya akan ada orang-orang yang melanjutkan misi Jigsaw. Pada saat semua orang mengira semuanya sudah berakhir, justru permainan Jigsaw baru dimulai.

Meski berhasil lolos namun pengalaman menjadi korban Jigsaw bukanlah kisah yang mudah dilupakan. Beberapa orang yang berhasil lolos dari jebakan Jigsaw akhirnya berkumpul dan meminta bantuan seorang motivator bernama Bobby Dagen (Sean Patrick Flanery) yang juga sempat menjadi korban Jigsaw. Sayangnya, ada sesuatu yang tak terduga terjadi pada Bobby hanya beberapa saat sebelum ia lolos dari jebakan Jigsaw.

Di saat yang sama, Mark Hoffman (Costas Mandylor) dan Jill Tuck (Betsy Russell) berebut posisi menjadi pewaris Jigsaw yang akhirnya malah membuat teror Jigsaw semakin berkepanjangan.
3.      Final Destination 5

Film Final Destination 5 ini adalah ber genre thriller.berikut adalah synopsis dari  film Final Destination. kematian kembali terjadi di mana-mana, dan setelah seorang pria berhasil menyelamatkan sekelompok rekan kerjanya dari runtuhnya jembatan gantung. Namun kelompok ini berlomba melawan waktu, terhindar dari kejadian-kejadian naas, menemukan cara untuk melarikan diri agenda jahat kematian










4.      Insidious
Film Insidious ini adalah film bergenre horror. Berikut adalah synopsis dari film Insidous.  Film berkisah tentang sebuah keluarga yang baru saja pindah kerumah yang baru dan mengetahui bahwa roh-roh jahat menghantui rumah tersebut dan putra mereka koma secara misterius. Mencoba untuk menyelamatkan diri serta putranya, mereka memutuskan untuk pindah lagi, namun hanya untuk menemukan bahwa itu rumah mereka berhantu









5.      The Conjuring
Yang terakhir ini menurut saya adalah film horror yang paling seram, kenapa paling seram Karena film ini diangkata dari kisah nyata seseorang. Berikut adalah sinopsi dari film The Conjuring. Film horror yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang kasus tersulit yang ditangani oleh pasangan suami istri paranormal yang sangat terkenal di Amerika bernama Ed Warren dan Lorraine Warren.

Ed dan Lorraine Warren menangani kasus-kasus mistis di Amerika sejak tahun 1952, Ed sudah meninggal tahun 2006 sedangkan Lorraine masih hidup sampai sekarang dan masih aktif sebagai paranormal. Penyidik paranormal terkenal, Ed dan Lorraine Warren (Patrick Wilson, Vera Farmiga) diminta membantu sebuah keluarga yang diteror oleh roh jahat di sebuah rumah pertanian terpencil

Dipaksa untuk menghadapi roh jahat  yang sangat kuat, Warren menyadari bahwa mereka terperangkap dalam kasus paling mengerikan dalam hidup mereka.

Nah diatas adalah 5 Film horror/thriller yang sangat menyeramkam menurut saya. Bagaimana jika menurut anda? Sudah cukup seram atau belum film pilihan saya untuk ditonton di Halloween anda.


Sekian dari tulisan saya tentang 5 film horror/thriller yang wajib ditonton saat Halloween. Mohon maaf bila ada salah kata dan tunggu tulisan saya berikutnya. Terimakasih 

Selasa, 04 Oktober 2016

DATA DIRI

Hai perkenalkan nama saya Taufik Ismail,saya lahir pada tanggal 14 juni 1996 diJakarta, saya tinggal diJakarta tepatnya di daerah H.nawi. saya biasa dipanggil Taufik atau Mail. Ayah saya bernama H. Abd Somad dan Ibu saya benrama Hj. Watinah. Saya adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara. Saya memiliki dua orang kakak, yang pertama bernama Syarifudin dia berumur 35 tahun dan kaka saya yang satu lagi bernama Yuliana dia berumur 31 tahun, dan saya sendiri berumur 20 tahun. Saya memiliki banyak hobi terutama olahraga dan olahraga yang paling saya suka adalah sepak bola atau futsal. Saya sering sekali ikut kejuaraan pada saat saya SMA, tetapi sekarang semenjak kuliah saya jadi jarang ikut kejuaraan karena mulai sibuk dengan urusan kuliah. Saat ini saya berkuliah di universitas di Jakarta yaitu Universitas Bina Nusantara. saya membuat blog ini tentang film atau movie. kenapa film? karena saya sangat amat suka dengan menonton film. film favorite saya adalah film action dan horror. tapi saya tidak hanya menonton ke dua genre terssebut. kalo film yang sedang tayang bagus dan menarik ya pasti saya tonton.
ini salah satu foto saya saat kompetisi


Sekian data diri dari saya mohon maaf bila ada salah kata.

terimakasih