Senin, 19 Desember 2016

MEGAPOLITAN

Pada kali ini saya akan menceritakan film tentang tema Megapolitan. Berikut adalah Review film London Has Fallen (2016)

Sama seperti Olympus Has Fallen, agen rahasia Mike Banning (Gerard Butler) yang berhasil menggagalkan aksi usaha terorisme di Gedung Putih dan menyelamatkan sang Presiden, Benjamin Asher (Aron Eckhart). Di sequel nya London Has Fallen masih mengangkat tentang terorisme yang sangat terorganisir yang lagi-lagi ditujukan kepada Presiden Amerika. Tetapi kali ini mengambil setting di jalan-jalan kota London.

Plot London Has Fallen sendiri tidak terlalu rumit. Awalnya bermula saat pemerintahan Amerika mengirim misil ke kediaman Barkawi dan menewaskan keluarga Barkawi. Dari situlah Barkawi berniat balas dendam kepada Amerika. Dua tahun kemudian kematian perdana menteri Inggris yang mengejutkan  yang membuat para pemimpin dunia berkumpul menghadiri acara pemakamannya. Dan terjadi sebuah kekacauan ketika kelompok teroris pimpinan Aamir Barkawi (Alon Moni Aboutboul) yang menginginkan semua pemimpin dunia mati, termasuk Benjamin Asher Presiden Amerika Serikat. Tetapi Barkawi tentu tidak tahu bahwa Asher mempunyai  pengawal presiden paling tangguh.

Dapat diakui Barkawi pun sangat pintar dan terorganisir dalam menjalankan misinya. Dengan mengetahui posisi-posisi para pemimpin Negara yang lain, Barkawi meledakkan dan menghancurkan tempat-tempat terkenal di London seperti gereja, jembatan, dan landmark.

Saat kekacauan berlangsung dan banyak pemimpin dunia tewas karena baku tembak, Banning dan Asher melarikan diri menuju Helikopter namun sayangnya saat mengudara helicopter nya pun diserang dengan misil dan sayangnya helicopter mereka pun terjatuh membuat film semakin menegangkan. Namun Banning dan Asher berhasil kabur dan mencari tempat perlindungan. Dengan kecerdikan Banning, ia berhasil memberi kode tempat yang akan mereka tuju dan langsung diterima oleh Gedung Putih yang akan segera mengirim bantuan.

Dan yang membuat film ini semakin menegangkan ialah ternyata ada penyusup didalam system keamanan London sehingga posisi Banning dan Asher dapat terlacak. Singkat cerita pun anak buah Barkawi menangkap Asher dan membawanya untuk disiksa dan dibunuh dan lebih parahnya lagi akan disiarkan secara langsung di seluruh dunia.

Akhirnya regu keamanan tiba dan bertemu Banning dan dengan segala yang tersisa merekapun segera meyelamatkan Asher. Banning pun mempunya rencana untuk masuk kedalam gedung tempat Asher di Sandra sendirian sedangkan tim penyelamat lainnya sedang baku tembak di luar gedung dengan anak buah Barkawi. Dan dengan gagah dan cerdik pun Abnning dapat menghabisi banyak anak buah Barkawi sendirian. Dengan tipikal akhir cerita yang cukup dramatis dan disaat-saat terakhir Asher akan di eksekusi oleh anak dari Barkawi dan disiarkan secara langsung, banning pun dapat menghentikannya dan sempat terjadi perkelahian antara Banning dan Kamran anak Barkawi. Setelah berhasil melarikan diri Banning dan Asher dapat terlindung dan selamat dari bom yang diletakan Banning didalam gedung tempat Asher di Sandra meninggalkan Kamran didalam gedung tersebut.

Dan akhirnya tim penyelamat pun dapat menemukan Banning dan Asher tetapi dalam keadaan terluka. Adegan yang lebih memuaskan lagi adalah Banning menemukan ponsel Kamran yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Barkawi yang berada di Yemen. Akhirnya barkawi pun dapat terdeteksi lokasi nya dan pemerintah Amerika pun mengirim misil untuk Barkawi.

Melihat alur cerita nya sendiri terlihat sangatlah mirip dengan film sebelumnya Olympus Has Fallen. Dapat dilihat dari serangan teroris yang menghancurkan setengah kota London sampai usaha heroik mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan Presiden Amerika. Tetapi sebagai sekuel, London Has Fallen tidak melibatkan sama sekali Olympus Has Fallen. London Has Fallen seperti film yang terpisah bahkan bisa dibilang London Has Fallen adalah remake dari Olympus Has Fallen.


Tetapi itu semua tidak penting karena semua pemerannya masih berada di posisinya masing-masing termasuk Morgan Freeman dan Angela Basset masih di posisi mereka yang menjadi staff pemerintahan dan tentu saja peran Gerard Butler yang semakin gagah dan tangguh. Sementara Aron Eckhart pada kali ini juga tidak sekedar menjadi presiden yang hanya bersembunyi dibawah perlindungan pengawalnya, tetapi ia turut ikut mengangkat senjata bersama Gerard Butler. Sangat menyenangkan sekaligus menegangkan melihat Banning dan Asher melawan para teroris yang bodoh tetapi terkesan pintar karena berhasil merencanakan dan menjalankan aksinya tanpa ketahuan oleh para intelejen Negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar